Estimasi Biaya Pengiriman
Rp7.200 - Rp20.000
Promo GRATIS ONGKIR* ke Jabodetabek, Banten, Jabar, & Jatim dengan minimum pembelian Rp200.000.
Promo GRATIS ONGKIR* ke Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Bali, Jambi, Lampung, Sumatera Selatan, Sumatera Utara dengan minimum pembelian Rp400.000. Lihat selengkapnya
Boston Shaker menawarkan efisiensi waktu karena mekanisme buka-tutup cepat tanpa risiko macet akibat pemuaian logam yang sering terjadi pada tipe lain. Dua bagian gelas (tin-on-tin atau tin-on-glass) memfasilitasi pencampuran aerasi maksimal, menghasilkan tekstur buih tebal serta suhu minuman dingin optimal dalam waktu singkat, sangat krusial saat jam operasional sibuk.
Tipe ini ideal untuk teknik Hard Shake ala Jepang yang membutuhkan kontrol presisi terhadap pergerakan es di dalam wadah. Saringan terintegrasi (built-in strainer) memudahkan penyajian koktail tanpa ampas buah atau herba, sangat efisien untuk bar dengan menu yang mengutamakan estetika buih halus dan presentasi detail tanpa memerlukan alat saring tambahan yang memakan tempat.
Sistem ini merupakan standar industri di bar dengan volume tinggi (high-volume bars). Terdiri dari dua bagian: tabung logam besar (Tin 28oz) dan gelas pencampur (mixing glass) atau tabung logam kecil (Cheater Tin 18oz).
Kombinasi klasik. Memungkinkan visualisasi cairan sebelum dikocok. Namun, gelas memiliki risiko pecah dan kapasitas termal lebih tinggi (lambat dingin) dibanding logam.
Pilihan utama profesional modern. Dua tabung stainless steel memiliki konduktivitas termal identik, memungkinkan pendinginan lebih cepat dan bobot lebih ringan. Segel terbentuk akibat kontraksi logam saat dingin.
Memiliki konstruksi tiga bagian: tabung dasar (body), penyaring terintegrasi dengan penutup bahu (built-in strainer), dan tutup kecil (cap).
Tidak memerlukan strainer terpisah. Bentuknya yang kurva memfasilitasi pergerakan es yang lebih agresif untuk teknik Hard Shake gaya Jepang.
Efek vakum akibat pendinginan sering menyebabkan komponen macet dan sulit dibuka di tengah pelayanan sibuk (service rush). Lubang saringan bawaan cenderung besar dan sering tersumbat oleh serpihan es atau pulp.
Hibrida estetis antara Boston dan Cobbler. Terdiri dari dua bagian (tabung dasar dan penutup berbentuk tulip) tanpa saringan bawaan.
Desain sangat ergonomis dan minim sudut tajam. Memberikan ruang aerasi yang cukup luas namun tetap memerlukan Hawthorne Strainer terpisah saat menuang.
Lingkungan bar penuh dengan asam sitrat (jeruk nipis/lemon) dan alkohol. Wajib memilih shaker berbahan Stainless Steel 304. Material di bawah standar ini akan cepat mengalami oksidasi, meninggalkan noda karat, dan mempengaruhi rasa minuman (metallic taste).
Weighted: Memberikan keseimbangan lebih baik saat flair bartending dan mencegah shaker mudah jatuh saat diletakkan di speed rail. Suara benturan es lebih "padat".
Unweighted: Lebih ringan dan memberikan sensasi getaran es yang lebih nyata di telapak tangan, memudahkan bartender merasakan perubahan suhu dan dilusi secara instan.
Pastikan Tin utama memiliki volume yang memadai (biasanya 28oz) untuk menampung es batu dalam jumlah banyak dan volume cairan untuk dua porsi minuman sekaligus (double shaking). Ruang kosong (headroom) sangat krusial untuk memastikan cairan dapat menabrak dinding shaker dengan keras guna menghasilkan aerasi mikroskopis.
Loading chat box
please wait...
Anda bisa chat secara langsung dengan
Customer Support kami untuk bertanya
Stok produk,
Pesanan,
Pembayaran,
Pengiriman,
Faktur Pajak,
Pengembalian Barang & Garansi atau kunjungi
Pusat Bantuan Kami


